| rusdiutomo's blogdrive | | rusdiutomo's bloglines |


Tuesday, January 23, 2007
CA e-commerce agar bersifat terbuka

Sumber: Bisnis Indonesia, Selasa, 23 Januari 2007

JAKARTA: Penyelenggaraan otoritas sertifikasi (certification authority atau CA) untuk transaksi perdagangan elektronik atau e-commerce sebaiknya bersifat terbuka dan tidak dibatasi hanya diselenggarakan oleh CA di dalam negeri.

Sunarya, Sekjen Komite Akreditasi Nasional (KAN), mengatakan penyelenggaraan otoritas sertifikasi (CA) e-commerce, yang saat ini diatur di dalam draf UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sebaiknya tidak dibatasi.

Menurut Sunarya, lembaga yang kompeten tidak perlu dibatasi hanya dilakukan oleh CA di Indonesia saja. "Artinya sebaiknya bersifat terbuka, sertifikasi oleh CA dari luar negeri pun boleh masuk," ujarnya baru-baru ini.

Sifat terbuka itu, lanjutnya, agar sesuai dengan yang diinginkan mutual recognition arrangement atau saling pengakuan standar dengan negara lain dan agar pelaksanaannya tidak mendapat komplain dari organisasi perdagangan dunia WTO.

Saran itu diungkapkannya saat menjawab pertanyaan peserta acara Standardisasi Telematika di Depkominfo yang menanggapi pendapat dalam perumusan draf UU-ITE yang memandang CA sebaiknya dibatasi oleh CA nasional yang kompeten dalam konteks nasionalisme.

Dalam konsep ITE, otoritas sertifikasi atau yang juga disebut pihak ketiga terpercaya (trusted third party) adalah institusi yang dapat memberikan rasa percaya kepada pelaku transaksi maya.


Tanpa pihak ketiga yang kompeten yang dapat memastikan individu yang dimaksud dalam memegang kunci publik maka tidak mungkin ada pihak lain yang melakukan transaksi secara elektronik dengan individu yang dimaksud, sehingga dapat diketahui dan diyakini bahwa pemegang kunci bukan seorang penyemu atau penipu.

Kunci publik yang dimaksud adalah tindakan pencegahan terjadinya kejahatan atau penipuan yang bisa diaplikasikan dengan tanda tangan digital dan keterlibatan Pihak Ketiga Terpercaya yang telah disertifikasi dan bersifat independen untuk memastikan individu yang dimaksud.

Dalam kesempatan yang sama dia menjelaskan standar sudah menjadi bagian penting dari kehidupan karena kemajuan di suatu negara seiring dengan kemajuan dalam bidang standardisasinya termasuk di bidang TI. "Ini sudah dilakukan China," tandasnya.

Standar sangat dibutuhkan dalam aplikasi e-commerce yang transaksinya tanpa tatap muka. "Jika tidak ada standar, [e-commerce] akan sulit," tegasnya.

Sebab, standar adalah spesifikasi atau ketentuan teknis yang disepakati pihak-pihak yang memengaruhi pasar seperti produsen, konsumen, regulator dan pakar sebagai referensi perdagangan yang bersifat sukarela.

KAN adalah lembaga non struktural yang melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Badan Standardisasi Nasional (BSN) di bidang akreditasi, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala BSN.

Direktur Standardisasi dan Audit Aplikasi Telematika Depkominfo A. M. Natsir Amal menuturkan pihaknya akan memfasilitasi penyusunan delapan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang menjadi pertimbangan strategis untuk menciptakan keteraturan, keamanan, kenyamanan dan jaminan kualitas serta daya saing nasional untuk menuju masyarakat informasi.

Proses dan prosedur penyusunan SNI itu melibatkan unsur pemerintah, konsumen, produsen, dan pakar atau praktisi di bidang telematika. (roni.yunianto@bisnis.co.id)


Posted at 10:57 am by toms2609

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home
 

Pendahuluan..

Kumpulan berita-berita yg tersedia on-line dari berbagai sumber. Isi berita yg dikliping berkaitan dengan masalah telematika. Isi berita tidak terbatas pada aspek teknolgi dari telekomunikasi dan informasi, tetapi juga aspek bisnis, hukum, sosial, ekonomi, bahkan politik dari 'dunia' telematika.

Tentu saja, ane tidak punya kesempatan utk mengkoleksi secara komprehensif; minimal hal-hal yang ane nilai menarik, berhub. dengan aktifitas sekarang coba ane blog di halaman ini.

Sorejya....

Note: Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah bahasa Perancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari "TELECOMMUNICATION and INFORMATICS" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication.







 

<< January 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Tinggalkan Pesan..

Smilies List

by wdcreezz.com

Nama:
Email/URL:
Pesan:








 
Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed